Suherman seorang mahasiswa jurusan matematika dan fisika di sebuah perguruan negeri terkemuka. Ia berasal dari sebuah keluarga yang serba kekurangan ayahnya hanya seorang pengemudi Ojek Online di sebuah kota kecil di daerah. Sedangkan ibunya sibuk mengurus kakeknya yang sedang menderita sakit stroke dan ketiga orang adiknya yang masih kecil. Suherman dapat berkuliah karena beasiswa yang dia dapatkan dari program beasiswa yang di selenggarakan oleh sebuah perusahaan terkemuka nusantara. Sebagai mahasiswa beasiswa keadaannya cukup memperihatinkan karena setiap bulan dia harus serba kekurangan. Dia tidak bisa meminta dana dari kedua orang tua mengingat keadaan ekonomi keluarganya yang serba kekurangan. Sebagai anak alaki laki tertua Suherman berkewajiban untuk membantu ekonomi kedua orang tuanya. Oleh sebab itu dia sering memberikan les matematika, fisika dan kimia bagi anak-anak sekolah dekat kostnya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan membantu ekonomi keluarganya. Dan terkadang jika jadwal kuliah yang tidak padat ia juga sering membantu di tempat pencucian mobil milik teman satu kampusnya. Hal ini dia lakukan untuk membantu meringankan beban keuangan keluarga. Suherman memiliki seorang sepupu yang sering bermain judi online. Sepupunya merupakan seorang mahasiswa fakultas design interior.
Suatu hari saat Suherman datang kerumah sepupunya dan dia melihat sepupunya bermain judi online. Saat dia melihat cara suadarany bermain judi online dia merasa kesal dalam hati karena kebodohan sepupunya yang bermain hanya menghabiskan dana yang di milikinya. Karena menurut Suherman tidak mengerti cara mengalahkan permainan judi online itu. Disamping itu menurut Suherman sepupunya sama sekali tidak memahami permainan judi online itu sendiri. Setelah hampir menghabiskan dana sebesar tiga juta lima ratus ribu sepupunya yang bernama Anwar pun menawarkan kepada Suherman untuk memainkan akunnya. Saat itu chip di dalam akun Anwar hanya tersisa tiga ratus ribu saja. Suherman yang telah melihat Anwar memainkan permainan itu memulai permainan itu dengan gayanya sendiri. Suherman memulai dengan melakukan fold terus menerus hingga pada putaran ke enam ia pun melakukan bet. Dan Suherman pun langsung menang besar pada putaran tersebut. Karena semua pemain dalam meja itu terpengaruh pada pola permainan yang ia mainkan. Melihat kemenangan pertama Suherman, Anwar yang mulai mengatuk menjadi tertarik untuk melihat cara permainan Suherman. Bersambung.
Suatu hari saat Suherman datang kerumah sepupunya dan dia melihat sepupunya bermain judi online. Saat dia melihat cara suadarany bermain judi online dia merasa kesal dalam hati karena kebodohan sepupunya yang bermain hanya menghabiskan dana yang di milikinya. Karena menurut Suherman tidak mengerti cara mengalahkan permainan judi online itu. Disamping itu menurut Suherman sepupunya sama sekali tidak memahami permainan judi online itu sendiri. Setelah hampir menghabiskan dana sebesar tiga juta lima ratus ribu sepupunya yang bernama Anwar pun menawarkan kepada Suherman untuk memainkan akunnya. Saat itu chip di dalam akun Anwar hanya tersisa tiga ratus ribu saja. Suherman yang telah melihat Anwar memainkan permainan itu memulai permainan itu dengan gayanya sendiri. Suherman memulai dengan melakukan fold terus menerus hingga pada putaran ke enam ia pun melakukan bet. Dan Suherman pun langsung menang besar pada putaran tersebut. Karena semua pemain dalam meja itu terpengaruh pada pola permainan yang ia mainkan. Melihat kemenangan pertama Suherman, Anwar yang mulai mengatuk menjadi tertarik untuk melihat cara permainan Suherman. Bersambung.


No comments:
Post a Comment